Pelajaran 57: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 11)

Latihan lagi, menyusun Angka

“Aku menemukan 3.654.987 Rupiah di jalan”

wajadTu tsalaatsata[A] malaayiin[a] | wa sitt[A]-mi’at[in] wa arba’at[an] wa khams[ii]na ALF[AN] | wa tis'[A]-mi’at[in] wa sa sab'[an] wa tsamaan[ii]na ruubiyat[an] fit thariiq[i]

 

وجدتُ ثلاثة ملايينَ و ستَّمائة و اربعةً و خمسين الفًا و تسعَمائة و سبعًا و ثمانين روبيةً في الطريق

Uraian:

1
3 juta berbentuk idhâfah, “tsalaatsatU malaayiin[a] | menjadi “tsalaatsat[a] karena sebagai Maf’ul Bih (obyek). | adapun “malaayiin[a] adalah Mudhâf ilayh. Namun tidak boleh kasrah karena ia adalah kata yang berbentuk Mafa’iil, مفاعيل

 

2
654 ribu.
600 = sittUmiatin. Menjadi sittAmiatin karena ada WAW, و yang menjadikannya sama dengan kata sebelumnya yakni TsalaatsatA.

54 =
Wa arba’atun wa khamsuuna. Menjadi wa arba’atan wa khamsiina, karena mengikuti kata sebelumnya yang Manshuub (fathah)

 

Ribu= Alfun. Menjadi AlfAN, karena berada di belakang angka puluhan.

3
987.

900 = tis’u-miatin. Menjadi Tis'[A], yakni FATHAH, karena ada huruf WAW , وَ , yang membuatnya harus ikut angka paling depan, yakni tsalaatsat[A]

 

87 = sab’at[un] wa tsaman[uu]na. Menjadi Sab’An, yakni hilang Ta Marbuthah nya karena harus berlawanan dengan Kata Benda yang disebut, yakni RUBIYAH, روبية, yang Muannats. Maka angkanya harus disebut dengan angka Mudzakkar.

Sab’An jadi Fathah, juga karena ada WAW seperti penjelasan point 2 di atas.

 

tsamanUUna berubah jadi tsaman[ii]na karena ada WAW sebagaimana penjelasan point 2

4
Angka puluhan berpola Isim Jamak Mudzakkar Salim, yakni berakhiran Waw + Nun, ون
seperti kata MuslimUWna
مسلمون
yang bisa berubah menjadi Muslimiina
مسلمين
dikarenakan ada WAW sebagaimana penjelasan point 2 di atas

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

 

Pelajaran 56: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 10)

Latihan Menyusun Angka Secara Komplit

“Aku dilahirkan pada tahun 1987”

wulidTu fi sanati alfin wa tis’i-mi’atin wa sab’in wa tsamaaniina.

وُلِدْتُ في سنة الفٍ و تسعِمائةٍ و سبعٍ و تمانينَ

Uraian:

1
1000 = Alfun. Menjadi Alfin, yakni Kasrah, karena sebagai Mudhâf ilayh.

2
900 = tis’u-miatin. Menjadi Tis’i, yakni Kasrah, karena ada huruf WAW , وَ , yang membuatnya harus ikut angka paling depan, yakni Alf[in]

3
87 = sab’at[un] wa tsaman[uu]na. Menjadi Sab’in, yakni hilang Ta Marbuthah nya karena harus berlawanan dengan Kata Benda yang disebut, yakni Sanat , سنة , yang Muannats. Maka angkanya harus disebut dengan angka Mudzakkar.

Sab’in jadi kasrah, juga karena ada WAW seperti penjelasan point 2 di atas.

 

tsamanUUna berubah jadi tsanan[ii]na karena ada WAW sebagaimana penjelasan point 2

4
Angka puluhan berpola Isim Jamak Mudzakkar Salim, yakni berakhiran Waw + Nun, ون
seperti kata MuslimUWna
مسلمون
yang bisa berubah menjadi Muslimiina
مسلمين
dikarenakan ada WAW sebagaimana penjelasan point 2 di atas

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

 

Pelajaran 55: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 9)

Bilangan Bertingkat
(untuk benda MUANNATS)

Pertama = al uulaa, الأُولى

Kedua = ats tsaaniyah, الثانية

Ketiga = ats tsaalitsah, الثالثة

Keempat = ar raabi’ah, الرابعة

Kelima = al khaamisah, الخامسة

Keenam = as saadisah, السادسة

Ketujuh = as saabi’ah, السابعة

Kedelapan = ats tsaaminah, الثامنة

Kesembilan = at taasi’ah, التاسعة

Kesepuluh = al ‘aasyirah, العاشرة

Contoh:
Terminal Pertama, al mahatthah al uula
المحطَّة الأُولَى

Bus Ke-10, al haafilah al’asyirah
الحافلة العاشرة

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

Pelajaran 54: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 8)

Bilangan Bertingkat
(untuk benda mudzakkar)

Pertama = al awwal, الأول

Kedua = ats tsaaniy, الثاني

Ketiga = ats tsaalits, الثالث

Keempat = ar raabi’, الرابع

Kelima = al khaamis, الخامس

Keenam = as saadis, السادسُ

Ketujuh = as saabi’, السابع

Kedelapan = ats tsaamin, الثامن

Kesembilan = at taasi’, التاسع

Kesepuluh = al ‘aasyiru, العاشر

 

Contoh:
Juz Ke-1, al juz’ul awwal[u]
الجُزْءُ الأوّلُ

Buku Ke-10, al kitaabul ‘aasyir[u]
الكتاب العاشر

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

Pelajaran 53: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 7)

 

Angka Jutaan

1.000.000 = milyun, مليون

2.000.000 = milyunaani, مليونانِ

3.000.000 = tsalaatsatu malaayiina, ثلاثة ملايينَ

4.000.000 = arba’atu malaayiina, اربعة ملايينَ

5.000.000 = khamsatu malaayiina, خمسة ملايينَ

6.000.000 = sittatu malaayiina, ستة ملايينَ

7.000.000 = sab’atu malaayiina, سبعة ملايينَ

8.000.000 = tsamaniyatu malaayiina, ثمانية ملايينَ

9.000.000 = tis’atu malaayiina, تسعة ملايينَ

10.000.000 = ‘asyratu malaayiina, عشرة ملايينَ

Mulai 3 sampai 10, kata JUTA menggunakan bentuk jamak, yakni MALAYIN.

Mulai angka 11 hingga 99, kata Milyun kembali ke bentuk tunggal, dan bertanda akhir FATHAH.
Contoh:

20 juta.
‘isyruuna milyuunAN
عشرون مليونًا

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

Pelajaran 52: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 6)

Angka Ratusan Ribu

100.000 = mi’atu alfin, مائة ألفٍ

200.000 = mi’ataa alfin, مائتا ألفٍ

300.000 = tsalaatsu-mi’ati alfin, ثلاثمائة ألف

400.000 = arba’u-mi’ati alfin, أربعمائة ألف

500.000 = khamsu-mi’ati alfin, خمسمائة ألف

600.000 = sittu-mi’ati alfin, ستُّمائة ألف

700.000 = sab’u-mi’ati alfin, سبعُمائة ألفٍ

800.000 = tsamaanu-mi’ati alfin, ثمانمائة ألف

900.000 = tis’u-mi’ati alfin, تسعمائة ألف

 

Semua format yang dipakai adalah idhâfah. Sehingga kata RATUS dan RIBU-nya bertanda akhir KASRAH.

 

Contoh:

250.000
mi’ataani wa khamsuuna alfAN

مائتانِ وَ خَمسون ألفًا

ini dikombinasi dengan uraian tentang RATUSAN dan PULUHAN.

*untuk yang baru Join, akan kami tayangkan kembali Edisi-edisi sebelumnya di sini, dalam satu kompilasi, khusus
tentang Angka, yang akan kami kutip dari Channel kami sebelumnya -> telegram.me/lisanmulialisanmulia

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

Pelajaran 51: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 5)

Angka Ribuan

1000 = alfun, أَلْفٌ

2000 = alfaani, أَلْفَانِ

3000 = tsalaatsatu aalaafin, ثَلاثةُ آلافٍ

4000 = arba’atu aalaafin, أربعة آلافٍ

5000 = khamsatu aalaafin, خمسة آلافٍ

6000 = sittatu aalaafin, سِتَّةُ آلافٍ

7000 = sab’atu aalaafin, سبعة آلافٍ

8000 = tsamaaniyatu aalaafin, ثمانية آلافٍ

9000 = tis’atu aalaafin, تسعة آلافٍ

10.000 = ‘asyratu aalaafin, عشْرَةُ آلافٍ

11.000 = ahada ‘asyara alfAN, أَحَدَ عشرَ ألْفً

20.000 = ‘isyruuna alfAN, عِشْرُونَ أَلْفًا

 

Penjelasan:

1
Seribu = Alfun. Bentuk jamaknya adalah Aalaafun

2
Mulai 3000 s.d 9000, kata RIBU menggunakan bentuk jamak

3
Mulai 3000 s.d 9000, kata RIBU berposisi sebagai Mudhâf ilayh, sehingga huruf Akhirnya KASRAH

4
Pada Belasan dan Puluhan Ribu, bentuk kata RIBU kembali tunggal

5
Pada Belasan dan Puluhan Ribu, bentuk kata RIBU bertanda akhir FATHAH.

 

Contoh:
1945
alfUN wa tis’umi’atin wa khamsatun wa arba’uuna

أَلْفٌ وَ تِسْعُمِائَةٍ وَ خَمْسَةٌ وَ أَرْبَعُوْنَ

secara harfiyah, terjemahannya seperti ini :

seribu dan sembilan ratus dan lima dan empatpuluh.

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

Pelajaran 50: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 4)

Angka Ratusan.

100 = Mi’atun, مِائَةٌ

200 = Mi’ataani, مائتانِ

300 = Tsalaatsumi’atin, ثلاثمائة

400 = Arba’umi’atin, أربعمائة

500 = Khamsumi’atin, خمسمائة

600 = Sittumi’atin, سِتُّمائة

700 = Sab’umi’atin, سبعُمائة

800 = Tsamaanumi’atin, ثمانمائة

900 = Tis’umi’atin, تسعمائة

Penjelasan:

 

Mulai 300 sampai 900 , kata RATUS (mi’ah) berposisi sebagai Mudhâf ilayh. Sehingga harokat akhirnya Kasrah

 

Contoh:
843 , delapan ratus empat puluh tiga.

tsamaanumi’atin wa tsalaatsatun wa arba’uun.

ثمانمائة و ثلاثة و أربعون

secara harfiyah, terjemahannya seperti ini : delapan ratus dan tiga dan empat puluh

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

Pelajaran 49: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 3)

Angka Puluhan.

20 = ‘isyruuna, عِشرون

30 = tsalaatsuuna, ثلاثون

40 = arba’uun, أربعون

50 = khamsuun, خمسون

60 = sittuun, ستُّونَ

70 = sab’uun, سبعونَ

80 = tsamaanuun, ثمانونَ

90 = tis’uun, تسعونَ

 

21 = wahid wa ‘isyruun, واحد و عشرون

22 = itsnaani wa ‘isyruuna, اثْنانِ و عشرون

23 = tsalaatsatun wa ‘isyruuna, ثلاثة و عشرون

34 = arba’ah wa tsalaatsuun, أربعة و ثلاثون

35 = khamsah wa tsalaatsuuna, خمسة و ثلاثون

46 = sittatun wa arba’uun, ستَّة و أربعون

47 = sab’ah wa arba’uun, سبعة و أربعون

58 = tsamaaniyatun wa khamsuuna, ثمانية و خمسونَ

59 = tis’atun wa khamsuun, تسعة و خمسون

 

 

Contoh:

27 Buku:
sab’atun wa ‘isyruuna kitaab[an]

سبعة و عشرون كتابًا

Penjelasannya:

1. disebutkan angka satuannya lebih dulu, baru kemudian puluhannya

 

2. di antara kata satuan dan puluhan ada DAN, wa, وَ

3. benda yang dihitung berbentuk tunggal.
walau ada 27 buah Buku, tidak disebut “27 Buku-buku”.

4. Benda yang dihitung bertanda akhir FATHATAYN. ‘”kitaab[AN]”

 

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam

 

Pelajaran 48: Angka-angka / al a’dâd (Bagian 2)

Angka belasan, ketentuannya:

1. Kata satuannya disebutkan lebih dulu
2. Di angka belasan, kata satuannya dan puluhan sama-sama berakhiran FATHAH.
3. Benda yang dihitung (Ma’dud) berbentuk Tunggal
4. Benda yang dihitung berakhiran FATHAH.
5. Untuk benda Muannats, maka satuannya dihilangkan Ta Marbuthah, dan angka Puluhannya ditambah Ta Marbuthah

 

angka 11-19

ahad[a] ‘asyar[a], أحدَ عشَرَ

itsnaa ‘asyar, اِثْنَا عشر
(asalnya itsnaaNI, اثنانِ . Tapi huruf Nuun nya dihilangkan)

tsalaatsata ‘asyar, ثلاثةَ عشر

arba’ata ‘asyar, أربعة عشر

khamsata ‘asyar, خمسة عشر

sittata ‘asyar, ستَّةَ عشر

sab’ata ‘asyar, سبْعةَ عشر

tsamâniyata ‘asyar, ثمانية عشر

tis’ata ‘asyar, تسْعة عشر

======

Contoh:
19 tahun. tis’a ‘asyrata sanat[an]
تِسْعّ عَشْرَةَ سَنَةً

~~~

19 buku. tis’ata ‘asyara kitab[an]
تسعةَ عَشَرَ كتابً

~~~

11 bintang. ahada ‘asyara kawkab[an].
أحد عشر كوكبًا
~~~

11 kamar. ihdaa ‘asyrata gurfatan
إِحْدَى عشرةَ غرفةً

angka SATUannya dengan IHDAA untuk benda Muannats

~~~

12 anak kecil laki-laki. itsnaa ‘asyara thiflan
اِثْنَا عشر طِفْلًا

~~~

12 anak kecil perempuan. itsnaTAA ‘asyrata thiflatan

اِثنتَا عشْرةَ طفلَةً

angka SATUannya dengan ITSNATAA untuk benda Muannats

 

~~~
~~~

Sila tebar manfaat ilmu ini.

Wassalaam