Dahulu kami, sama sekali tak peduli dengan bahasa Arab.

Apalagi bisa diharapkan dapat membaca Teks Seperti di gambar ini.

Alhamdulillah, seiring dengan waktu, kami terus mengasah.
Dan akhirnya, tak lagi menemukan kesulitan dalam menerjemahkan teks-teks seperti itu.

Bukan karena Jenius, atau Cerdas.

Semata karena kami telah hanyut dalam indahnya bahasa Arab. Lalu bertekad, apapun kesibukan dan profesi kami, bahasa Arab akan tetap kami masukkan dalam skala prioritas hidup.

Hingga akhir hayat, insyaallaah.

Di situ tekad….kesungguhan….perhatian….dan juga kemudahan dari Allah….saling bertemu dan menemukan jalan suksesnya.

===========

Ini dia terjemahannya:

👇👇👇👇

Dahulu aku sempat bertanya-tanya (bimbang)–padahal aku sangat percaya akan apa yang dijanjikan Allah–bagaimana mungkin bidadari yang digambarkan dalam hadits “bahwa engkau dapat melihat sumsum betisnya di balik dagingnya, dan engkau dapat melihat air mengalir dari sebelah atas dadanya
kubertanya bagaimana itu bisa terjadi.

Namun Allah telah menciptakan di hadapan kita bukti-bukti (seperti ikan itu) yang menunjukkan betapa agung ciptaanNya…subhanah (Mahasuci Allah)

====

Semoga, dengan konsistensi menyimak materi dari kami (pada rubrik Pelajaran Hari Ini), akan menambah pengetahuan bahasa Arab tuan-tuan dan puan-puan semua….guna dapat dijadikan sebagai salah satu penambah bekal untuk berlatih.

👍👍👍

Bahasa Arab Bahasa Mulia

Lisan Arab Lisan Mulia

01042016

 

*kami tak menyebutkan sumber utama gambar yang tercantum, sebab kesulitan melacaknya.