Kami biasa adakan training bahasa Arab berdurasi hanya 4 jam.

Banyak yang bertanya “Training bahasa Arab 4 jam apa bisa?”

Kami jawab: “Kami juga tidak pernah training bahasa Arab tapi bisa. Alhamdulillah. Jadi 4 jam itu pun sudah cukup lama”

– – – –

Perlu diketahui, training 4 jam adalah langkah awal.
Yang diperlukan selanjutnya adalah Membiasakan. Bertahun-tahun proses praktik, bertanya, membaca literatur, dll.

Kenapa perlu waktu bertahun-tahun bahkan kalau perlu seumur hidup? Karena, jangankan yang bukan bahasa Ibu kita, seperti bahasa Arab ini, sedangkan bahasa Ibu kita sendiri kalau lama tidak kita biasakan lagi pun akan lenyap.

Lihat bagaimana ayahnya Kim Jeffry Kurniawan yang sudah puluhan tahun tinggal di Jerman. Bahasa Indonesianya sudah tidak jelas lagi. Juga Daniel Sahuleka (nyong Ambon) yang sejak kecil di Belanda, sudah terbata-bata ngomong Indonesianya.

Atau Prof BJ Habibie, kami selalu teringat kata ini dari beliau “TEKHNOLOKHI” ketika menyebut kata “Tehnologi”. Itu saking lamanya di Jerman.

Jadi, jangan lagi persoalkan berapa lama program perdana yang diikuti pada start awalnya. Tapi perlu dipikirkan benar-benar bagaimana menghadirkan energi belajar dan praktik yang memiliki daya tahan lama hingga kuat sepanjang hayat.

 

perluasan FB 08122011